Kamis, 01 Januari 2015

Manusia dan Pandangan Hidup

8Manusia dan Pandangan Hidup
A.    PENGERTIAN PANDANGAN HIDUP
Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kondrati karena itu ia menentukan masa depan seseorang. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa arti pandangan hidup. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang di jadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya. Akan tetapi pandangan hidup dapat di klasifikasikan berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :
a) Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
b) Pandangan hidup yang berupa ideology yang di sesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada Negara tersebut.
c) Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandagan hidup yang relatif kebenarannya.
Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsur-unsur  yaitu cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan/kepercayaan. Keempat unsur ini merupakan satu rangkaian kesatuan yang tidak terpisahkan.


B.     CITA-CITA
Menurut kamus umum bahasa Indonesia, yang di sebut cita-cita adalah keinginan harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang selalu di peroleh seseorang pada masa mendatang.

C.    KEBAJIKAN
Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama dan etika. Manusia berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu baik, mahluk bermoral, atas dorongan suara hatinya manusia cenderung berbuat baik.
Manusia adalah seorang pribadi yang utuh terdiri atas jiwa dan badan, kedua unsur itu terpisah bila manusia meninggal. Manusia merupakan mahluk sosial : manusia hidup bermasyarakat, manusia saling membutuhkan, saling menolong, saling menghargai sesama anggota masyarakat. Sebaliknya pula saling mencurigai, saling membenci, saling merugikan dan sebagainya.

D.    USAHA/PERJUANGAN
Usaha/perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Setiap manusia kerja keras untuk kelanjutan hidupnya. Sebagian hidup manusia adalah usaha/perjuangan. Perjuangan untuk hidup dan ini sudah kodrat manusia tampa usaha/perjuangan manusia tidak dapat hidup dengan sempurna.
Kerja keras itu dapat di lakukan dengan otak/maupun dengan tenaga/jasmani atau dengan kedua-duanya para ilmuan lebih banyak bekerja keras dengan otak/ilmunya daripada dengan jasmaninya. Sebaliknya para buruh petani lebih banyak menggunakan jasmaninya daripada otaknya.

E.     KEYAKINAN/KEPERCAYAAN
Keyakinan /kepercayaan yang menjadi dasar pendangan hidup berasal dari akal atau kekuasaan Tuhan. Menurut Prof.Dr.Harun Nasution ada tiga aliran filsafat, yaitu aliran naturalism, aliran intelektual, dan aliran gabungan.
a)      ALIRAN NATURALISME
Hidup manusia itu dihubungkan dengan kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi. Kekuatan gaib itu dari natural, dan itu dari Tuhan, Tetapi bagi yang tidak percaya pada Tuhan natur itulah yang tertinggi, Tuhan menciptakan alam semesta lengkap dengan hukum-hukumnya, secara mutlak di kuasai Tuhan.
b)      ALIRAN INTELEKTUALISME
Dasar aliran ini adalah logika/akal. Manusia mengutamakan akal. Dengan akal manusia berfikir mana yang benar menurut akal itulah yang baik. walaupun bertentangan dengan kekuatan hati manusia, Manusia yakin bahwa dengan kekuatan pikir (akal) kebajikan itu dapat di capai dengan sukses. Dengan akal diciptakan teknologi. Teknologi adalah alat bantu mencapai kebajikan yang maksimal, walaupun mungkin teknolgi member akibat yang bertentangan dengan hati nurani.

c)      ALIRAN GABUNGAN
Dasar aliran ini ialah kekuatan gaib dan juga akal. kekuatan gaib artinya kekuatan yang berasal dari Tuhan, percaya adanya Tuhan sebagai dasar keyakinan. Sedangkan akal adalah desar kebudayaan, yang menentukan benar tidaknyanya sesuatu. Segala sesuatu di nilai dengan akal baik sebagai logika berfikir maupun sebagai rasa (hati nurani) jadi, apa yang benar menurut logika berfikir juga dapat di terima oleh hati nurani.

F.     LANGKAH-LANGKAH BERPANDANGAN HIDUP YANG BAIK.
Manusia pasti mempunyai pandangan hidup malau bagaimanapun bentuknya. Bagaimana kita memperlakuakn pandangan hidup itu tergantung pada orang yang bersangkutan. Ada yang memperlakukan pandangan hidup sebagai sarana mencapai tujuan dan ada pula yang memperlakukan sebagai penimbul kesejahteraan, ketentraman, dan sebagainya.
Akan tetapi yang terpenting kita harus mempunyai langkah-langkah berpandangan hidup ini. Karena hanya dengan mempunyai langkah-langkah itulah kita dapat memperlakukan pandangan hidup sebagai sarana mencapai tujuan dan cita-cita dengan baik. Adapun langkah-langkah itu sebagai berikut :
1)      Mengenal.
Mengenal merupakan suatu kodrat bagi manusia yaitu merupakan tahap pertama dari setiap aktivitas hidupnya yang dalam hal ini mengenal apa itu pandangan hidup.
2)      Mengerti
Mengerti disini di maksudkan mengerti pandangan pancasila, maka dalam berpandangan hidup pada pancasila kita hendaknya mengerti apa pancasila dan bagaimana mengatur kehidupan bernegara, begitu juga bagai yang berpandangan hidup pada agama islam.
3)      Menghayati
Menghayati di sini dapat di ibaratkan menghayati nilai-nilai yang terkandung di dalamnya yaitu dengan memperluas dan memperdalam pengetahuan mengenai pandangan hidup itu sendiri.
4)      Meyakini
Meyakini ini marupakan suatu hal  untuk cenderung memperoleh suatu kepastian sehingga mencapai suatu tujuan hidupnya.
5)      Mengabdi
Pengabdian merupakan sesuatu yang penting dalam menghayati dan meyakini sesuatu yang telah dibenarkan dan diterima baik oleh dirinya lebih-lebih oleh orang lain. Dengan mengabdi maka kita akan merasakan manfaatnya, Sedangkan perwujudan manfaat mengabdi ini dapat di rasakan oleh pribadi kita sendiri. Dan manfaat itu sendiri bisa terwujud di masa hidup dan sesudah meniggal yaitu di alam akhirat.
Jadi jika kita sudah mengenal, mengerti, menghayati dan meyakini pandangan hidup ini, maka selayaknya di sertai dengan pengabdian, Dan pengabdian hambatan, tantangan dan sebagainya.
6)      Mengamankan
Proses  mengamankan ini merupakan langkah terakhir. Langkah yang terakhir ini merupakan langkah terberat dan benar-benar membutuhkan iman yang teguh dan kebenaran dalam menanggulangi segala sesuatu demi tegaknya pandangan hidup itu.


http://aliftiyaa.blogspot.com/2014/11/rangkuman-ilmu-budaya-dasar-bab-6-bab-7.html

Contoh Kasus Manusia Dan Keadilan

-Pecat aparat yang dilindungi perbudakan buruh-
JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Martin Hutabarat mendesak Kepolisian RI untuk mengusut dugaan keterlibatan Polri dalam kasus perbudakan 34 buruh di pabrik kuali, di Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang. Jika ternyata terbukti melindungi praktik itu, aparat kepolisian yang bersangkutan patut diberhentikan dari Polri.
"Polri harus bertindak tegas. Polri tidak boleh melindungi atau setengah hati menindaknya. Kapolri perlu memerintahkan agar oknum polisi yang ikut menganiaya para pekerja yang menjadi korban perbudakan itu segera diusut, kalau perlu diberhentikan," ujar Martin di Jakarta, Senin (6/5/2013).
Martin menjelaskan, jika ada oknum pejabat Polri di wilayah yang justru mendapatkan upeti, maka oknum Polri itu juga harus ditindak. Pasalnya, sikap melindungi yang dilakukan Polri, kata Martin, bisa mengusik rasa keadilan masyarakat.
"Perbuatan yang dilakukan oknum-oknum polisi tersebut sangat biadab dan tidak dapat diterima akal sehat. Rasa keadilan masyarakat terusik karena perbuatan mereka. Kapolri perlu mengusut mereka juga, dan jangan sampai ada kejadian seperti ini di tempat lain," tukas anggota Komisi III DPR ini.
Pada Jumat (3/5/2013), Polda Metro Jaya dan Polres Kota Tangerang menggerebek sebuah pabrik kuali yang bosnya dicurigai telah melakukan penyekapan terhadap 34 buruh di Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang. Di pabrik itu, pengusaha diduga telah merampas kemerdekaan sekaligus melakukan penganiayaan terhadap para buruh.
Temuan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), para buruh itu setiap harinya hanya diberikan makanan sambal dan tempe, jam kerja melampaui batas, dan diberikan tempat tinggal yang tak layak. Mereka juga diancam ditembak dengan timah panas oleh aparat yang diduga dibayar oleh pengusaha di sana.
Polisi telah menetapkan tujuh orang tersangka yakni Yuki Irawan (41), Sudirman (34), Nurdin (34), Jaya alias Mandor (41), dan tangan kanan Yuki, Tedi Sukarno (34). Sementara itu, dua orang lain, Tio dan Jack, buron. Para tersangka dikenakan Pasal 333 KUHP tentang Perampasan Kemerdekaan dan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. Hal itu dilihat dari beberapa temuan, antara lain pemilik pabrik tak membayar gaji sebagian buruh, pemilik pabrik juga tak memberikan fasilitas hidup yang layak, tak membiarkan buruh melakukan shalat, serta melakukan penganiayaan terhadap buruh.
Kini, kelima tersangka ditahan dan diperiksa di Polresta Tangerang. Sebanyak 34 buruh yang dibebaskan dari pabrik tersebut dipulangkan ke kampung masing-masing.


Manusia Dan Keadilan

7Manusia dan Keadilan
A.    PENGERTIAN KEADILAN
Keadilan menurut Aristoteles adalah kelakyakan dalam tidakan manusia. Kelakyakan diartikan sebagai titik tengah diantara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem itu menyangkut dua orang atau benda.
Menurut  Socrates,keadilan tercipta bilamana warga Negara sudah merasakan bahwa pihak pemerintah sudah melaksanakan tugasnya yang baik.
Menurut pendapat yang lebih umum dikatakan bahwa keadilan itu dalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban.keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.

B.     KEADILAN SOSIAL
Berbicara tentang keadilan, anda  tentu ingan akan dasar Negara kita pancasila sila kelima pancasila berbunyi “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”
Keadilan dan tidak adilan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia karena dalam hidupnya manusia menghadapu keadilan/ ketidak adilan setiap hari.Oleh karena itu keadilan dan ketidak adilan, menimbulkan daya kreativitas manusia. Banyak hasil seni lahir dari imajinasi ketidak adilan, seperti drama, puisi, novel, music, dan lain-lain.

C.    BERBAGAI  MACAM KEADILAN
a.    Keadilan Legal atu Keadilan Moral
Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masayarakat yang membuat dan menjaga kesatuanya. Dalam suatu masyarakat yang adil setipa orang menjalankan pekerjaan yang menurut sifat dasarnya paling cocok baginya (Tha man behind the gun). Pendapat plato itu di sebut keadilan moral.sedangkan sunoto menyebutkan keadilan legal.
            Fungsi penguasa ilaha membagi-bagikan fungsi-fungsi dalam Negara kepaada masing-masing orang sesuai dengan keserasian itu.

b.     Keadilan distributif
Aristoteles berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama dipertaruhkan secara sama dan hal-hal yang tidak sama (justice is done when equals are treated equally).

c.    Keadilan komulatif
     Keadilan ini bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum.Bagi aristoteles pengertian keadilan itu merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat.Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrem menjadikan ketidakadilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat.
D.    KEJUJURAN
          Kejujuran atau jujur artinya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya apa yang di katakana sesuai dengan kenyataan yang ada.sedang kenyataan yang ada itu adalah kenyataan yang benar-benar ada.Jujur juga berarti seseorang bersih hatinya dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum.
Orang bodoh yang berarti jujur adalah lebih baik daripada orang pandai yang lancing.Pada hakekatnya jujur atau kejujuran di landasi oleh kesadaran moral yang tinggi kesadaran pengakuan akan adanya sama hak dan kewajiban,serta rasa takut terhadapa kesalahan atau dosa.
Adapun kesadaran moral adalah kesadaran tentang diri kita sendiri karena kita melihat diri kita sendiri berhadapan dengan hal baik buruk.. Berbagai hal yang menyebabkan orang berbuat tidak jujur, mungkin karena tidak rela, mungkin karena pengaruh lingkungan, karena pengaruh lingkungan,karena sosial ekonomi, terpaksa ingin popular,karena sopan santun dan untuk mendidik.

E.     KECURANGAN
Kecurangan atau curang identik dengan ketidakjujuran atau tidak jujur, dan sama pila dengan licik, meskipun tidak serupa. Sudah tentu kecurangan sebagai lawan jujur. Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya. Bermacam-macam sebab orang melakukan kecurangan Di tinjau dari hubungan manusia dengan alam sekitar, ada empat aspek ekonomi, aspek kebudayaan, aspek peradapan, dan aspek teknik. Apabila ke empat aspek itu tersebut dilaksankan secara wajar, maka segalanya akan berjalan sesuai dengan norma-norma moral atau norma hokum.
F.     PEMULIHAN NAMA BAIK
Nama baik merupakan tujuan utama orang hidup. Nama baik adalah nama yang tidak tercala,Setiap orang menjaga dengan hati-hati agar namanya tetap baik. Lebih-lebih jika ia menjadi teladan bagai orang/tetangga disekitarnya adalah suatu kembanggaan batin yang tak ternilai  harganya.
Penjagaan nama baik erat hubungannya dengan tingkah laku atau perbuatan .Atau boleh di katakana nama baik atau tidak baik itu adalah tingkah laku atau perbuatannya.
Pada hakekatnya, pemulihan nama baik adalah kesadaran manusia akan segala kesalahannya bahwa apa yang diperbuatnya tidak sesuai dengan ukuran moral atau tidak sesuai dengan ahlak.

G.    PEMBALASAN
Pembalasan ialah suatu reaksi atas perbuatan orang lain. reaksi itu dapat berupa perbuatan serupa yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang. Pemnalasan disebabkan oleh adanya pergaulan. Pergaulan yang bersahabat mendapatkan balasan yang bersahabat, Sebaliknya pergaulan yang penuh kecurigaan menimbulkan balasan yang tidak bersahabat pula.
Pada dasarnya,manusia adalah moral dan mahluk sosial.dalam bergaul manusia harus mematuhi norma-norma untuk mewujudkan moral itu.


http://aliftiyaa.blogspot.com/2014/11/rangkuman-ilmu-budaya-dasar-bab-6-bab-7.html

Contoh Kasus Manusia Dan Penderitaan

Kasus Kekerasan Fisik Terhadap Anak
KEKERASAN FISIK
Kekerasan fisik kerap kali tidak ada batas jelas antara menyiksa dan mendisiplinkan.
Kasus   :
Yani (30th) sering menghukum kenakalan anaknya yang berusia 5 tahun. Bentuk kenakalan itu antara lain, menuang sabun dikamar mandi, tak mau makan, mengptpri jemuran dan mengganggu adik. “Kalau nakalnya dikamar mandi, ya saya pukul pakai gayung. Kalau tak mau makan, saya pukul pakai sendok atau piring. Kalau mengganggu adiknya, saya pukul pakai mainannya.” Menurut Yani anak harus dihukum supaya jera dan tidak mengulangi perbuatan yang dilarang. Yani ingin disalahkan suami karena tak mampu mendidik anak.



Manusia Dan Penderitaan

6 Manusia dan Penderitaan

A.  PENGERTIAN PENDERITAAN
Derita merupakan perasaan lahir atau batin, atau lahir dan batin yang tidak menyenangkan. Penderitaan merupakan realitas dunia dan manusia, penderitaan juga merupakan energy untuk bangkit bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.
Penderitaan akan dialami oleh semua orang karena sudah merupakan “resiko” kehidupan. Penderitaan terbagi dua yaitu, penderitaan fisik dan penderitaan psikis.

B.   SIKSAAN
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasamani, adapula siksaan jiwa dan rokhani. Akibat siksaan yang dialami oleh seseorang sehingga timbulah penderitaan. Siksaan fisik misalnya pembunuhan, pemerkosaan, pencurian, dan sebagainya. Sedangkan siksaan psikis misalnya kebimbangan, kesepian, dan katakutan.

C.   KEKALUTAN MENTAL
Penderitan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental dapat di rumuskan sebagai gaguan kejiwaan akibat ketidak mampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah kurang wajar.

Gejala-gejala permulaan bagi seseorang yang menglami kekalutan mental adalah :
a. Nampak pada jiwa yang sering merasakan pusing, sesak nafas, demam, nyeri pada lambung.
b. Nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah.

Tahap-tahap gangguan kejiwaan adalah :
a. Gangguan kejiwaan Nampak dalam gejala-gejala kehidupan si penderita baik jasmani maupun rohani.
b. Usaha mempertahankan diri dengan cara negatif, yaitu mundur atau lari.
c. Kekalutan yang merupakan titik patah  (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalami gangguan.





Sebab-sebab timbulnya  kekalutan mental, dapat banyak disebutkan antara lain sebagai berikut :
a. Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna
b.Terjadinya konflik sosial budaya akibat norma berbeda antara yang bersangkutan dengan apa yang ada dalam masyarakat.
c.  Cara pematngan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial.

Proses-proses kekalutan mental yang di alami oleh seseorang mendorong ke arah :
a. Positif : trauma (luka jiwa) yang di lami di jawab secara baik sebagai usaha agar tetap survive dalam hidup.
b. Negatife : trauma yang di lami di perlarutkan atau di perturutkan, sehingga yang bersangkutan mengalami frustasi.
D.    PENDERITAAN DAN PERJUANGAN
Setiap manusia pasti mengalami penderitaan,baik berat ataupun ringan, penderitaan adalah bagian kehidupan manusia yang bersifat kodrati.
Penderitaan dikatakan sebagai kodrat manusia, artinya sudah menjadi konsekwensi manusia hidup, bahwa manusia hidup ditakdirkan buak hanya untuk bahagia melainkan juga menderita, karena itu manusia hidup tidak boleh pesimis.


E.     PENDERITAAN, MEDIA MASA DAN SENIMAN
Dalam modern sekarang ini kemungkinan terjadi penderitaan itu lebih besar hal ini telah di buktikan oleh kamajuan teknologi dan sebagainya menyejahterakan manusia dan sebagian lainya membuat manusia menderita.
Beberapaa sebab lainnya yang menimbulkan penderitaan manusia ialah kecelakaan,bencana lam,bencana perang dan lain-lain.
Media masa merupakan alat yang paling teapat untuk mengkomunikasikan peristiwa-paeristiwa penderoitaam manusia secara cepat kepada masyarakat.Dengan demikian  masyarakat dapat segera menilai untuk menentukan sikap antara sesame manusia terutama bagi yang merasa simpati.

F.     PENDERITAAN DAN SEBAB-SEBABNYA
Apabila kita kelompokan secara sederhana berdasarkan sebab-sebab timbulah penderitaan, maka penderitaan manusia dapat di perinci sebagai berikut :
a.    Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
Penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesame manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitar.Penderitaan ini kadang di sebut nasi buruk.Nasib buruk ini dapat diperbaiki manusia supaya menjadi baik.


Karena perbuatan buruk anatara sesama manusia maka manusia lain menjadi menderita,misalnya :
1) Pembantu rumah tangga yang di perkosa,di sekap,disiksa oleh majikannya.
2)  Perbuatan buruk orang tua Aric Hangara yang menganiyaya anak kandungnya sendiri sampai mengakibatkan kematian.

b.     Penderitaan yang timbul karena penyakit,siksaan / azab Tuhan
Beberapa kasus penderitaan dapat diungkapkan berikut ini :
1)  Seorang anak lelaki buta sejak dilahirkan dengan tabah di asuh oelh orang tuanya.
2)  Nabi ayub mengalami siksaan Tuhan, Tetapi dengan sabar ia meerima cobaan ini.
3)  Tenggelamnya Fir’aun di laut Merah seperti disebutkan dalam AL’QURAN adalah azab yang di jatuhkan kepada orang yang angkuh dan sombong.

G.    PENGARUH PENDERITAAN
Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya, sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negative.
Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan.


http://aliftiyaa.blogspot.com/2014/11/rangkuman-ilmu-budaya-dasar-bab-6-bab-7.html

Minggu, 16 November 2014

Manusia Dan Keindahan

A.     Makna Keindahan
Pengertian menurut keindahan Liang Gie dalam bukunya Garis besar estetik (filsafat keindaha) dalam bahasa inggris yaitu beautiful.
Menurut cakupan orang-orang membedakana antara keindahan sebagai suatu kualitas abstrak dan sebagai sebuah benuk tertentu yang indah.
Keindahan dibedakan dari bebrapa pengertian, adalah sebagai berikut.
       Ã˜ Keindahan dalam arti luas
       Ã˜ Keindahan dalam estetis murni
       Ã˜ Keindahan dalam terbatas dalam hubungannya dengan penglihatan
1.      Keindahan dalam arti luas mengandung pengertian ide-ide kebaikan misalnya menurut Plato, keindahan adalah watak yang indah dan hukum yang indah
Menurut Aristoteles keindahan adalah sebagai sesuatu yang baik juga menyenanngkan.
Menurut Plotinus mengatakan, keindahan itu tentang ilmu yang indah dan kebajikan yang indah
Menurut orang Yunani keindahan itu, pikiran yang indah dan adat kebiasaan yang indah.
Jadi pengertian keindahan seluas-luasnya adalah sebagai berikut:
a.       Keindahan Seni
b.      Keindahan Alam
c.       Keindahan Moral
d.      Keindahan Intelektual
      2.      keindahan dalam arti estetik murni menyangkut pengalaman estentik seseorang dalam hubungannya dengan segala sesuatu yang di serapnya.
      3.      Keindahan dalam arti yangf terbatas mempunyai arti yang lebih di sempitkan sehingga hanya menyagkut benda-benda yang dapat diserap dengan penglihatan yakni berupa keindahan bentuk dan warna.
Jadi keindahan pada dasarnya adalah sejumlah kualitas pkk tertentu yang terdapat pada suatu hal. Kualitas yang paling sering bdisebut adalah kesatuan.
Filosofi seni mengatakan keindahan itu sebgai kesatuan hubungan yang terdapat antara pencerapa-pencerapan indra kita.
Keindahan identik dengan kebenaran, keindahan adalah kebenaran, dan kebenaran adalah keindahan. Kedua-duanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi yaitu mempunyai daya tarik yang selalu bertambah, yang tidak mendukung kebenaran berarti tidak indah. Keindahan juga bersifat universal . artinya tidak terikat oleh seera perorangan, waktu dan tempat, selera mode, kedaerahan atau lokal.
B.     Nilai Estetik      
   Dalam rangka terori umum tentang  “The Lianh Gie” menjelaskan bahwa pengertian yang dianggap sebagai salah satu jenis nilai seperti halnya niali moral, nilai ekonomi, nilai pendidikan, dan sebagainya. Nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan disebut nilai estentik.
   Dalam bidang filsafat, istilah sering kalin dipakai sebagai kata benda abstrak yang berarti keberhargaan (wort) atau  kebaikan (goodness)
Dalam “dictionary of sociology and relate ecience” diberikan rumusan tentang nilai sebagai berikut.. kemampuan yang dianggap ada pada suatu benda yang dapat memuaskan keinginan manusia, sifat suatu benda yang menarik minat seseorang atau suatu kelompok.
Hal itu berati nilai adalah  :semata-mat reealita psikologi yang harus dibedakan secara tegas dari kegunaan  karena terdapat dalam jiwa manusia dan bukan pada bendanya itu sendiri. Nilai itu (oleh orang) dianggap terdapat pada suatu benda sampai terbukti kebenarannya.
Nilai dibedakan antyara lain subyektif dan nilai obyektif atau yang membedakan nilai perseorangan dan nilai kemasyarakatan. Tetapi penggolongan yang penting adalah nilai ekstrinsik dan instrinsik. Nilai ekstrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat sarana untuk sesuatu hal lainnya. Yakni nilai yang bersifat sebagai alat untuk membantu.
Contoh : puisi, bentuk puisi yqang terdiri dari bahasa, diksi, baris sajak irama.
Tari-tari, darmawulan-minakjinggo suatu tarian halus dan kasar dengan segala macam jenis pakaian dan gerak gerik adalah tari perang antara darmawulan dan minak jinggo.
Nilai intrinsik adalah pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca melalui (alat atau benda ) . pesan yang disampaikan koleh tanan darmawulan –minak jinggo adallah kebaikan melawan kejahatan
C.     Apa Sebab Manusia Mencintai Keindahan
Keindahan pada dasarnya adalah alamiah. Alam itu ciptaan tuhan. Ini berarti bahwa keindahan juga ciptaan tuhan. Menurut al-qur`an alam ini sepenuhnya milik alah, karena allahlah yang menciptakan.
Alamiah itu artinya wajar, tidak berlebihan, tidak pula kurang. Kalau pelukis wanita lebih cantik dari keindahan yang sebenarnya, judtru tidak indah. Karena akan ada ucapan “ lebih cantik ndari warna aslinya”.
Bila ada sebuah drama, pemakaannya itu berlebih-lebihan
Contoh : marah dengan meluap-luap padahal kesalahan kecil dan ada seserang kehilangan barangnya yang tidak berharga, kemudian dia menangis. Itu dinamakan tidak alamiah.
Jadi kesimpulannya adalah keindahan berasal dari kata “ Indah”  berati bagus, permai, cantik, molek, dan sebagainya.
   Benda yang mengandung keindahan adalah segala  hasil seni dalam alam semeta ciptaan tuhan. Sangat luas kawasan keindahan bagi manusia.
   Keindahan identik dengan kebenaran. Keduanya mempunyai niali yang sama. Abadi dan mepunyai daya tarik yang selalu bertambah. Keindahan bersifat universal.sejak abad ke 18 penhgertian keindahan ini telah dimulai oleh para filosofi. Keindahan dapat dibedakan sebagai suatu kuaitas abstrak dan sebagai sebuah banda tertentu yang indah.
Keindahan dalam arti abstrak murni mencakup pengalaman abstrak seseorang dalam hubungan dengan segala sesuatu yang diserapnya.
Ciri-ciri keindahan, menytangkut kualitas hakiki dari segala benda yang mengandung kesatuan, keselarasan, kesetangkupan, keseimbangan, pertentangan. Dari ciri-ciri itu diambil kesimpulan bahwa keindahan tersusun dari keselarasan dan pertentangan dari garis warna, bentuk dan kata-kata.
Defenisi keindahan sangat luas. Karena itu dalam abstetik  modern orang lebih suka berbicara tentang seni dan astetika. Itu merupakan gejala kongkrit yang dapat dikelan dengan pengalaman secara emperik dan penguraian sistematik daam Al-quran Allah SWT berfirman.
 Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?" Tentu mereka akan menjawab: "Allah." Katakanlah : "Segala puji bagi Allah"; tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.  Kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan yang di bumi. Sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji. .(Q.SLuknan,[31]:25-26)
 Bahkan manusia adalah : bagaian alam itu sendiri, karena Ia ciptakan bermula dari apa yang ada dialam.Allah mengatakan dalam  Al-Qur`an
Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu(Q,S. Al-Baqarah : [2] : 29).
D.    Keindahan Dalam Islam
Imam Al-Ghazali berkata : “Kepunyaan Allah-Lah keindahan, keagungan, dan kebesaran. Kesempurmaan, kesucian tidal dapat disandangkan dan dibayangkan kecuali hanya untuk Allah sediri, Yang Maha Esa, Yang Maha Benar yang memilki keluhuran dan kemuliaan.
Kesempurnaan hanya lah milik Allah sendiri, yang maha suci dari kekurangan cacat dan cela.
                        Yang itu dicintai.........;
                        Yang indah secara mutlak hanyaLah dia yang maha esa;
                        Yang tidak sekutu bagi-Nya;
                        Yang Tunggal, tiada yang menandingi-Nya;
                        Tempat Bergantung, tiada yang menantang-Nya;
                        Yang maha kaya, yang tidak berkeperluan;
                        Yang menentu kan hukum, tiada yang menolak hukum-Nya;
                        Yang menetapkan keputusan, tiada yang dapat megugat-Nya;
Yang orang-oraang arif, yang sempurna kearifanNya menggaku tak    mampu mengetahuinya;
Yang puncak kenabian para nabi, mengaku tak dapat menyipatnya sebagai manamestnya, katanya;
“aku tak dapat menghinggakan pujian untuk-Mu sebagaimana Engkau puji dari-Mu sendiri.
Allah itu ndah, dan diantara keindahan perbuatan-Nya  ialah kasih sayang dan kelemah lembutan-Nya, karena dia memberi tugas yang ringan, tetapi memberi pahala yang banyak, memberi tempo kepada  orang-orang yang melanggar, agar bertaubat dan penyantun terhadap orang-orang yang berdosa.
            Dan kalau sekiranya Allah, menyiksa manusia karena kesalahan yang diperbuatnya, niscaya tidak ada mahluk yang bergerak  pun yang tinggal dimuka bumi itu, namun Allah menangguhkan siksa mereka sasampai pada batas masanya yang telah di tentukan (Q.S Fathir : 45)
E.     Makna Renungan
Renungan berasal dari kata renung. Merenung artinya dengan diam-diam memikirkan sesuatu, atau memikirkan sesuatu secara mendalam. Renunagn adalah hasil merenung .
Orang yang merenungkan setiap kegiatannya/segenap pengetahuannya yang dia miliki dapat disebut berfilsafat. Tetapi tidak semua orang mampu berpikir kekilsafan. Dimana kekilsafan mendasarkan diri pada penalaran. Penalarab adalah prosesd berpikir yang logis dan analitis. Berpikir merupakan kegiatan kegiatan untuk menyusun pengetahuan yang benar. Sedang analisis adalah kegiatan. Berpikir berdasarkan langkah-langkah tertentu sehingga pengetahuan yang kita peroleh disebut pengetahuan-pengetahuan tidak langsung.
Setaip pernah orang merenung. Sudah tentu kadar renungannya satu sama lain berbed, meski objek yang direnungkan itu tergantung kepada obyek dan subyek
Ada 3 macam pemikiran  kefilsafatan adalah sebagai berikut:
      1.      menyeluruh, artinya pemikiran yang luas bukan hanya ditinjau  sudut pandangan tertentu. Tetapi ingin mengetahui ilmu yang satu dengan ilmu yang lain.
Contoh dengan moral dan seni dan tujuan hidup
      2.      mendasar, artinya pemikiran yang dalam sampai kepada hasil yang fundamental.(keluar gejala) sehingga dapat dujadikan  dasar berpijak bagi segenap bidang keilmuan.
      3.      spekulatif artinya hasil pemikiran yang dapat dijadikan dasar untuk pemikiran-pemikiran selanjutnya. Hasil pemikiran selalu dimaksudkan sebagai dasar untuk menjelajah wilayah pengetahuan yang baru.
Metafisika adalah cabang filsafat yang paling umum, mendasar dan kritik spekulatif.
Renungan atau pemikiranyang dibahas dalam modul ini adalah yang berhubungan dengan keindahan. Tanpa direnungkan hasil seni tidak mencapai keindahan
Renungan atau  pemikiran berhubungan dengan keindahan didasarkan atas 3 macam teri yaitu:
      1.      teori metafisika, plato mendalilkan adanya dunia ide para taraf yang tertinggi, sebagai realita illahi itu.
      2.      teori pengungkapan, dam teori ini dikatakan oleh Benedelto Croce. Bahwa seni adalah pengungkapan kesan-kesan yang dimiliki seserang
      3.      teori psikolgis, dinyatakan bahwa proses penciptaan seni adalah pemenuhan keinginan bawah sadar dari serang seniman.
Dalam proses jiwa seniman pada waktu merenung dalam rangka menciptakan seni,menurut ke ats menyatakan bahwa, untuk mengatasai rasa ragu-ragu atau takut yang meledakkan imajinasi, dan imajinasi ini membentuk keindahan.
Konsep keindahan adalah abstrak, knsep itu baru dapat berkbmunikasisetelah diberi bentuk.
Contoh Geserng bermain di Bengawan Solo, setelah bermain ia merenung, dan dia pun menemukan konsep keindahan, tetapi konsep keindahan belum berkomunikasi, setelah diberi benrtuk barulah berkomunikasi, yaitu lagu-lagu “Bengawan Solo”.
F.      Makna Keserasian
Keserasian berasal dari kata serasi. Serasi dari kata dasar rasi artinya cock, sesuai atau kena benar. Kata cock , sesuai atau kena mengandun insur pengertian perpaduan, pertentangan,  ukuran , dan seimbangan.
Contohnya orang berpakaian antar kulit dan warna yang dipakai cocok.
Dalama memadu rumah dan halaman, rumah yang bagus, dengabn halaman yang luas dan tersusun rapi dengan bunga-bunga yang indah-indah, orang akan memuji keserasian itu, tetapi sebaliknya, rumah yang bagus, yang tidak mempunyai halaman tentu orang akan mengatakan “sayang” jadi dalam memadu rumah dan halaman ada unsur ukuran-ukuran yang seimbang.
Dalam berpakain sangat diutamakan keserasian warna dan bentuk serta potongasn tubuh,. Ada pria dan ada wanita yang dapat kita kagumi karena kecantikan /ketampanan pria /waniata yang se4dang duduk, setiap orang yan g melihatnya terheran-heran melihat wajahnya hampir semua mata memandang kearah wanita atau pria yang dikagumi itu. Tetapi setelah berdiri, semua orang mengeluh “sayang”, tinggi orang itu tidak sesuai dengan harapan kita, ternyata terlalu pendek, hal seperti ini juga menyatakan ukuran,.
Karena itu dalam hal keindahan, sebagian besar ahli pikir, menjelaskan bahwa keindahan pada dasarnya adalah sejumlah kualita/pokok tertentu yang terdapat pada suatu hal. Kualitas yang paling sering disebut adalah kesatuan, keselarasan, keseimbanagn dan pertentangan.
Keserasian identik dengan keindahan . sesuatu yang serasi tentu tampak indah dan yang tidak serasi tidak indah dilihat. Karena itu, sebagian ahli pikir berpendapat bahwa keindahan adalah sejumlah kualitas pokok tertentu yang terdapat pada suatu hal.
Dalam keserlarasan itu seseorang memiliki perasaan seimbang dan tenang, dan juga mempunyai cita rasa akan sesuatu yang berakhir dan merasa hidup sesaat ditengah-tengah, kesempurnaan yang menyenangkan hati dan ingin memperpanjangnya.
Keindahan sangat erat hubungannya dengan keserasian keindahan itu juga ada hubungan erat dengan seni. Seni ini tidak hanya terdapat dalam keindahan, seni juga ada diahas dimatematika.
Menurut mahzab Phytagoras yang menciptakan teori proporsi itu mengemukakan bahwa nada-nada yang dikeluarkan oleh seutas sinar tergantung dari panjang-pendeknya sinar.
Dalam seni ada 6 yaitu:
      1.      kesatuan total
      2.      tema
      3.      tema variasi
      4.      keseimbangan
      5.      perkembangan
      6.      tata jenjang
matematika mempunyai peran penting dalam seni, terutama dalam cabang seni bangunan, seni lukis, dan seni musik.
Keserasian tidak ada hubungannya dengan kemewahan. Sebab keserasian merupakan perpaduan antara warna, bentuk dan ukuran atau keserasian merupakan pertentangfan antara nada-nada tinggi rendah , keras lembut, dan panjang pendek. Kadang-kadang kemewahan menunkang keserasian tetapi tidak selalu.
G.    MAKNA KEHALUSAN
Kehalusan berasal dari kata halus artinya tidak kasar (perbuatannya) lembut, sopan baik (budi bahasanya) beradab kehalusan berarti sifat-sifat yang halus kesopanan atau keadaban.
Halus bagi manusia itu sendiri ialah berupa sikap halus, sikap halus adalah sikap lembut dalam menghadapi orang. Lembut dalam pengucapan kata-kata lembut dalam roman muka , lembut dalam sikap anggota badan lainnya.
Halus itu berarti sikap manusia dalam pergaulan , baik dalam masyarakat kecil maupun dalam masyarakat luas. Sikap halus atau lembut merupakan gambaran hati yanhg halus serta cinta kasih terhadap sesama. Sebab itu orang yang bersikap menolong orang lain. Sikap lembut juga dimiliki oleh orang yang rendah hati, karena orang yang bersikap rendah hati adalah orang-oranmg yang halus tutur bahasanya sopan tingkah lakunya.
Dalam Al-Qur`an allah telah memberikan contoh dari suri tauladan yang sangat baik kepada manusia, tentang bagaimana seharusnya cara pergaulan antar sesama. Keindahan gaya bahasa Al-Qur`an yang halus dan baik dalam memberikan sesuatu pengarahan kepada manusia.
Bagian-bagian rohanian yang melahirkan sikap ada 5 bagian yaitu
1.      Kelembutan dalam pergaulan
Agar dalam pergaulan terjaga kehalusan dan kelembutannya maka harus berdasarkan prinsip : cinta kasih, kejujuran, keadilan dan kesatuan siakp. Apabila dalam suatu keluarga itu dipegang teguh  dan sebagai dasar pergaulan , maka lahirlah kehalusan atau kelembutan, kelembuatan, kedamaian, kebahagiaan, dan ketenangan.
2.      pergaulan dalam masyarakat
keluarga adalah masyarakat, sudah tentu masyarakat terkecil, namun keluarga itu mempunyai peranan dalam masyarakat , karena masyarakat itu terjadi dari masyarakat kecil.
Apabila setiap keluarga menannamkan prinsip-prinsip di atas maka keluarga-keluarga yang membentruk masyarakat itu akan hidup tentram, damai, bahagia, dan selalu di jumpai kelembutan.
3.      kemauan
kemauan merupakan salah satu unsur yang terdapat dalam bagian rohanian manusia. Unsur kemauan itu penting, karena kemauanlah yang menentukan pilihan.
Yakni berbuat baik atau tidak berbuat baik . Kemauan juga disebut karsa, karena kemauan atau karsa itu yang menentukan pilihan untuk baik atau buruk. Kemauan baik ialah kemauan yang sifatnya luhur, yang tidak merugikan orang lain. Kemauan buruk ialah kemauan yang merugikan orang lain. Selain itu kemauan terbagi dalam 3 bagin yaitu:
Kemauan lunak, kemauan keras dan kemauan berubah.
4.      Perasaaan
Perasaaan juga datangnya dari jiwa manusi, yang wujud luarnya tampak pada tingkah lakunya perbuatan atau tindakan. Karena itu, perasaan pun merupakan salah satu lapangan sikap
Perasaan disini yang dimaksud adalah perasaan yang d\ada jiwa atau yang ada pada hati manusia. Karena dia menyeluruh hati manusia, maka perasaan yang pada jiwa atau yang lazim ada pada hati manusia. Perasaann perlu dikendalikan dengan baik.
5.      Pikiran
Pikiran dalah bagian rohani manusia yang dapat menciptakan pengetahuan, gagasa, pendapat, ide, dya, upaya(akal) teori, pertimbanagan, renungan, kesadaran, kebujaksanaan.
            Demikian pila orang yang mampu mengendaliakn kemauannya dengan pikirannya adalah orang yangf realistik.,Sebaliknya, perasaaan dan kemauan berpengaruh atas jalannya pikiran manusia
            Contoh perasaan yang halus akan mempengaruhi akal yang sehat, keinginan,  kemauan , yang tinggi akan mendorong manusia untuk memeras otak atau pikiran agar melahirkan ide atau gagasan yang baru.
            Jadi , antara pikiran, perasaaan, kemauan, yang lazim disebut “cipta, rasa, dan karsa” manusia merupakan jalinan yang kuat sekali. cipta, rasa, dan karsa yangmembuat manusia selalu bergerak, berubah, berkembang dan maju, dengan kata lain membuat orang dinamis sebab itu, para filsuf yang menyebut ke tiga rohaniah itu “ Trias-dinamika”
H.    Sekitar Masalah Kesenian
Jika melihat batasan seni atau kesenian menurut readf diturunkan  pembagian sebagai berikut.
1.      Seni Visual
Seni yang hanya di tangkap oleh mata (khas) yaitu seni lukis karena lukisan hanya bisa di tangkap oleh indera marta, tapi dapatdi golongkan ke penggolongan yang lain seperti sastra tertulis dan patung atau bahkan seni gerak.
2.      Seni Lukis
seni jenis ini mestinya dapat digolongkan juga seni visual seperti seni gerak dan patung, arsitektur dan pahat.
3.      Seni Musik
Hasil kesatuan dari susunan (komposisi) lagu dan karya musik dalam ekspresi bunyi yang termasuk ialah musik imstrumen dan vokal koor.

http://nitapriyani04.blogspot.com/2013/11/tugas-makalah-manusia-dan-keindahan.html